Keksotisan memandang Langit di Pantai Losari

Pantai Losari adalah satu pantai sangat populer ada di alamat kota Makassar, Sulawesi Selatan. Pantai itu amat ramai oleh kunjungan wisatawan tiap harinya, mulai saat pagi hari, siang sampai sore, hingga malam harinya. Tidak hanya wisatawan dalam kota makassar saja, tapi wisatawan luar kota dan luar negeri pun banyak yang berkutat dengan waktu di pantai Loasari tuk menikmati keeksotisan pantai ini.

Mulanya, Losari terkenal sebagai sentral kuliner seafood di malam hari, dengan ketersediaan hidangan utama kuliner laut serta ikan bakar. Bahkan wilayah ini digadang-gadang menjadi warung paling panjang di dunia, sebab di pinggir pantai ada sederetan warung-warung bivak yang memiliki panjang sampai 1 km.

Tapi sekarang ini tempat jajanan itu telah disingkirkan (kasar banget ya singkir hehe) ke depan rumah walikota Makassar yang terbilang ada sangat dekat dari lokasi pantai Losari. Kalian bisa dengan cepat mencapai lokasi Losari, sebab letaknya amat strategis dan ada di tengah-tengah kota Makassar. Bagi kalian yang tak membawa mobil pribadi dapat naik angkutan umum yang melewati jalur yang ada di sepanjang pantai itu.

Begitu menjejakkan kaki di kawasan pantai Losari, kalian akan disambut pada gugusan huruf-huruf membangun tulisan “Pantai Losari”. Titik inilah yang kerap dijadikan obyek hunting foto para pengunjung menjadi bukti sudah jalan-jalan ke Losari. Saat hari Minggu pagi hari, tidak sedikit masyarakat lokal yang jalan-jalan ke pantai itu tuk melakukan olahraga, dari jogging, bersenam, naik sepeda, atau tidak lebih dari sekedar berjalan-jalan memandangi suasana pagi dengan hawanya yang tengah segar.

Kalian juga bisa mencoba pakai becak khas Makassar (bentor) tuk keliling menyusuri pinggiran tepi pantai. Panorama pantai yang berada di sisi barat kota Makassar itu memang amat mengagumkan. Manalagi ketika senja hari kala matahari hendak terbenam, guratan oranye dan pantulan sinar matahari di puncak air laut menyiapkan nuansa unik bagi yang memandangnya berlama-lama.

Panorama eksotis itu kerap bisa membius para wisatawan tuk tidak beranjak pergi dari pantai Losari. Hantaman ombak dan semilir angin sepoi-sepoi makin menambah suasana romantis disana. Banyak fotografer yang membidik kamera mereka tuk mengabadikan cantiknya momen itu. Setelah memandangi nuansa senja, kalian tidak perlu terburu-buru beranjak keluar dari pantai. Kalian dapat menghabiskan malam hari berkutat di pantai ini sembari memanjakan lidah serta perut kalian dengan melahap suguhan makanan khas Makassar.

Tak harus jauh-jauh, sebab hanya dengan jalan kaki kira-kira 5 menit dari pantai Losari, kalian akan melihat sentral kuliner. Ada bermacam-macam kuliner khas Makassar yang dapat kalian cicipi, semacam pisang epe, coto Makassar, es pisang ijo, Pallubutung, sop konro, ikan bakar, sop pallubasa, dan lain-lain.

Jam operasional Pantai Losari dari pagi hingga malam sebab setiap waktu disana tetap mengadakan event seru. Untuk harga masuk akan dikenakan biaya Rp 10.000 untuk per orangnya. Tapi sewaktu-waktu harga akan berubah tanpa sepengetahuan kalian terlebih dulu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.