5 Penyerang Besar yang Sekedar Melintang di Kursi Cadangan

5 Penyerang Besar yang Sekedar Melintang di Kursi Cadangan

5 Penyerang Besar yang Sekedar Melintang di Kursi Cadangan – Ujung tombak merupakan satu dari sekian banyak aset yng lumayan baik di dalam sepak bola. Mereka bisa menarik sorotan berkat skor yg dicetaknya. Sekian banyak ujung tombak terkemuka di dunia kayak Messi, Ronaldo, Suarez, Lewandowski, Aguero, & Kane dijadikan sebagai primadonanya di skuatnya sendiri-sendiri.

Banyak team di liga tingkat atas Eropa setidak-tidaknya punya 2 ujung tombak bermutu di tim mereka. Tetapi, tak setiap penyerang mempunyai kans tuk menampilkan skillnya di atas gelanggang. Dampaknya, mereka sekedar sebagai penghangat kursi cadangan.

Di bawah ini 5 ujung tombak besar yng terkadang tinggal didalam kursi cadangan sama seperti diberitakan Sportskeeda.

Fernando Llorente (Tottenham) – Fernando Llorente sudah dijadikan sebagai penyerang yg produktif di La Liga. Dirinya membikin 118 goal buat Athletic Bilbao serta 27 skor tuk Juventus. Ia ialah bagian dari kesebelasan Spanyol yng mendapat Piala Dunia 2010 & Euro 2012.

Usai hengkang menuju ke Tottenham, punggawa dari Spanyol ini sekedar jadi pesepakbola pelapis tuk Harry Kane. Punggawa yang sudah berusia 33 thn tersebut cuma menciptakan 14 performa buat tim serta 13 tiba dr kursi cadangan. Kampanye musim ini, dirinya sekedar memperoleh 217 m berlaga di Premier League.

Dirinya merupakan punggawa yg cerdik & patut memperoleh lebih banyak jadwal merumput. Tetapi ia benar2 gak memiliki peluang sepanjang Harry Kane selalu membuat goal dengan cara rutin.

Sandro Wagner (Bayern Munchen) – Pesepakbola dari Jerman ini ialah salahsatu pesepakbola ujung tombak yng amat kesohor di Bundesliga. Usai jadi ngetop dgn Hoffenheim, dia gabung dg Bayern Munchen di Januari kampanye musim ini.

Semenjak hijrah menuju Bayern, Wagner cuma mendapatkan 392 mnt berlaga. Ujung tombak berumur 30 th ini tersohor lantaran kualitas serta partai udara. Dgn tinggi 194 cm, dirinya secara fisik tangguh & etos kerjanya dahsyat.

Paco Alcacer (Barcelona) – Punggawa yang sudah berusia 24 thn ini hengkang menuju ke Barcelona sejauh musim panas 2016 namun menderita waktu yg susah di Camp Nou usai ketika itu. Paco Alcacer menjadi dikenal di La Liga kala membela Valencia pada saat dirinya membikin 43 skor didalam 3 kompetisi musim ful di kesebelasan.

Usai hijrah menuju raksasa Catalan, Alcacer sekedar mencatatkan 13 permainan di La Liga sepanjang ini. Ia turun mengagumkan di dalam sekian banyak performa. Kedatangan Luis Suarez serta kehadiran Ousmane Dembele menjadikan peluangnya main di kesebelasan pertama nggak banyak. Dirinya tak sedikitpun memperoleh kans merumput reguler.

Olivier Giroud (Chelsea) – Olivier Giroud merupakan satu dari sekian banyak ujung tombak berkualitas di Eropa. Pesepakbola Prancis itu hengkang menuju ke Arsenal pd th 2012, usai kampanye musim yng brilian di Ligue 1 dgn Montpellier. Di dalam 4 kompetisi musim awalnya di Emirates, Giroud mencatatkan 107 starter tuk Arsenal & membuat 57 goal.

Ia ialah sesosok penyerang pekerja keras. Sentuhan perdananya sangat unik serta ini merupakan salahsatu alasan kenapa seluruh fans Arsenal mencintainya walau kadang-kadang gak stabil membikin skor.

Marcus Rashford (Manchester United) – Marcus Rashford ialah satu dari sekian banyak ujung tombak remaja paling baik di dunia sepak bola sekarang. Rashford menciptakan debut di Manchester United di thn 2016 & memperoleh sukses yg instan di Old Trafford. Dirinya membuat 5 goal serta mencatatkan 2 operan di kampanye musim debutnya.

Ketibaan Zlatan Ibrahimovic memangkas kans berlaganya pd kompetisi musim yg lalu. United lalu menggunakan beberapa biaya buat Romelu Lukaku yng kini dijadikan sebagai penyerang inti mereka. Hampir semua permainan Rashford kampanye musim ini berlangsung dri kursi cadangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.