5 Jawara Bertahan Premier League yang Terseok-seok di Musim Selanjutnya

5 Jawara Bertahan Premier League yang Terseok-seok di Musim Selanjutnya

5 Jawara Bertahan Premier League yang Terseok-seok di Musim Selanjutnya – Menang tropi liga sungguh tak sederhana namun mempertahankannya malah jauh lebih sukar. Semua musuh tentu bakal menguatkan tim mereka di bursa perpindahan pesepakbola pada musim panas & siap menjegal sang jawara bertahan.

Jawara kompetisi musim kemarin Chelsea nggak begitu mengagumkan didalam usaha mereka mempertahankan trofi Premier League. Team didikan Antonio Conte tetap di tempat 4 besar walaupun tropi jawara kala ini telah diluar jangkauan mereka.

Tapi, tetap ada 5 team Premier League lain yg performanya jauh lebih runyam dr Chelsea musim ini. Dibawah ini 5 kesebelasan Premier League yng terseok-seok sehabis mendapat jawara sebagaimana menurut Sportskeeda.

Manchester United (2013/14) – Manchester United terakhir x berusaha trofi Premier League di kampanye musim 2012/13, menundukan Manchester City dg perbedaan 11 angka. Ini merupakan kompetisi musim pamungkas Sir Alex Ferguson bekerja di Old Trafford.

Kompetisi musim selanjutnya tak berlangsung dgn sempurna untuk United. Boss Everton, David Moyes diangkat menjadi pelatih United yg baru atas tips Ferguson.

Menang 4-1 atas Swansea membuka kampanye musim tetapi tanpa Ferguson, United udah berbeda cukup jauh lagi serta mereka menerima 3 hasil negatif dr 6 laga pertama-tama. Van Persie cuma membikin 12 goal & United menderita 12 hasil mengecewakan di liga hingga sekedar dapat finis di pos ke-7.

Leeds United (1992/93) – Leeds United bisa memperoleh jawara pd kompetisi musim 1991/92, kampanye musim terakhir First Division berubah format jadi Premier League di 1992/93.

Mereka sukses menghancurkan Manchester United karena bisnis punggawa spt Gordon Strachan, Lee Chapman, Gary McAllister serta Eric Cantona. Keadaan di kesebelasan bimbingan Howard Wilkinson berganti dengan dramatis pd kompetisi musim selanjutnya.

Di kampanye musim pertama Premier League, Leeds berupaya melawan degradasi walau pd akhirnya finis di tempat ketujuhbelas. Penjualan Eric Cantona menuju Manchester United disinyalir jadi pencetus utama keterpurukan Leeds.

Blackburn Rovers (1995/96) – Kekuatan uang barangkali sungguh dapat menandatangani tropi. Didalam kasus Blackburn, mereka mendatangkan Chris Sutton dg rekor kepindahan paling mahal Inggris sekitar lima jt pound. Sutton membangun pasangan tajam dgn Alan Shearer & mereka membuat 49 skor tuk menuntun tim mendapat trofi Premier League di kompetisi musim 1994/1995.

Blackburn nggak melepas pesepakbola inti pd musim panas, namun mereka menjalankan perubahan di pos manajer. Pelatih Kenny Dalglish ditunjuk jadi direktur sepak bola kemudian ex asistennya, Ray Harford meleaderi team. & akibatnya bertindak sebagai malapetaka.

Leicester City (2016/17) – Keberhasilan Leicester City memperoleh tropi Premier League pd 2015/16 barangkali jadi cerita dongeng yang paling besar di dalam cerita sepakbola Inggris. Jadi tak banyak yng menginginkan mereka buat balik jadi penantang trofi di kampanye musim selanjutnya.

Tetapi sebaliknya, Leicester melakoni permulaan kompetisi musim yg jelek usai tunduk dr kesebelasan promosi Hull City. Boss Claudio Ranieri diberhentikan pd bln Februari serta juru taktik interim Craig Shakespeare mampu membalikkan situasi dengan mendapat 5 hasil positif berturut-turut maka tidak heran bila mereka menghindari zona merah.

Chelsea (2015/16) – Sehabis tidak berhasil memperoleh tropi di kampanye musim 2013/14, sejumlah kalangan pikir kembalinya Jose Mourinho menuju ke Chelsea ialah suatu kekeliruan. Tapi, pelatih yang berasal dari Portugal ini sukses membungkam seluruh kecaman sehabis dia unggul The Blues mendapat tropi Premier League pd kompetisi musim selanjutnya.

Sialnya, takdir Chelsea berubah-ubah cepat di kampanye musim selanjutnya. Mereka berlaga cuma seri 2-2 dg Swansea pd partai pembuka usai penjaga gawang Thibault Courtois diusir dr arena pertandingan. Tetapi kisruh Mourinho dgn dokter kesebelasan Eva Carneiro menjadikan kondisi di tim nggak sehat.

Mourinho rasa-rasanya telah tak mampu berbuat banyak & di bl Desember Chelsea dengan cara mengejutkan berdiam di tempat 14. Usai menerima 9 hasil negatif, Mourinho di PHK pd tgl 17 Desember serta digantikan oleh Guus Hiddink.

Leave a Reply

Your email address will not be published.